Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 11 Orang Meninggal Dunia dalam Ledakan Amunisi di Garut, Termasuk Dua Perwira TNI
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Maut di Garut: 4 Prajurit Gugur, 9 Warga Sipil Jadi Korban

Senin, 12 Mei 2025 | 17:22 WIB
  • author Ari Sandita Murti
Ledakan Maut di Garut: 4 Prajurit Gugur, 9 Warga Sipil Jadi Korban
Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana saat mengonfirmasi insiden ledakan di Garut. (Foto: iNews TV)

GARUT, Batu.iNews.id – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Garut, Jawa Barat, setelah ledakan dahsyat terjadi saat proses pemusnahan amunisi tak layak pakai pada Senin (12/5/2025). Insiden tersebut menewaskan 13 orang, terdiri dari 4 prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dan 9 warga sipil.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, membenarkan kejadian tersebut dalam keterangan resminya kepada media.

“Total korban meninggal dunia ada 13 orang,” ujar Brigjen Wahyu dalam konferensi pers.

Ia mengungkapkan, keempat prajurit TNI AD yang gugur dalam insiden tragis itu merupakan personel Gudang Pusat Amunisi 3 Pusat Peralatan TNI AD.

Mereka adalah Kolonel Korps Peralatan (Cpl) Antonius Hermawan, Kepala Gudang; Mayor Korps Peralatan (Cpl) Anda Yuhanda, Kepala Seksi Amunisi Pergudangan; Kopral Dua (Kopda) Eri Priambodo, dan Prajurit Satu (Pratu) Aprio Setiawan yang merupakan anggota gudang.

Sementara 9 korban dari kalangan sipil yang teridentifikasi yakni: Agus Bin Kasmin, Ipan Bin Obur, Anwar Bin Inon, Iyus Ibing Bin Inon, Iyus Rizal Bin Saepuloh, Toto, Dadang, Rustiawan, dan Endang.

Brigjen Wahyu memastikan seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk, Garut, guna proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

“Saat ini semua korban meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk (Garut) untuk dilakukan tindakan selanjutnya, termasuk proses identifikasi lebih lanjut. Lokasi kejadian juga tengah disterilkan untuk memastikan keamanan,” kata Wahyu.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan tim TNI AD. Lokasi pemusnahan diketahui merupakan tempat rutin militer untuk menghancurkan amunisi kedaluwarsa.

Editor: Ryan Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut