Mas Dhito Tawarkan Kampung Onggoboyo Sebagai Lokasi KKN Tahun Ini

Dean Ismail
.
Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:09 WIB
bupati Kediri mas Dhito (instagram.com/@dinaskominfo_kedirikab)

BATU, iNews.id - Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Kediri ini mengatakan jika pihaknya sangat terbuka untuk civitas akademis yang hendak lakukan aktivitas kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Kediri.

Bahkan juga, Mas Dhito mengharap tahun 2022 ini bakal ada program KKN yang masuk dan siap ditaruh di Onggoboyo.

"Khususnya di Kabupaten Kediri ini kami memberi ruang yang paling luas untuk rekan-rekan mahasiswa yang hendak lakukan KKN," kata Mas Dhito saat lakukan diskusi dengan Mahasiswa KKN dari UGM di Kantor Pemkab Kediri, dikutip dari akun Instagram @dinaskominfo_kedirikab.

Keseluruhnya ada 29 mahasiswa UGM sudah jalani KKN mulai 25 Juni - 13 Agustus di Dusun Jugo dan Dusun Blimbing Kecamatan Mojo.

Di depan beberapa mahasiswa itu, Mas Dhito yang disebut alumni UGM mengatakan KKN sebagai perjalanan yang tidak pernah dilupakan.

"Memang (KKN) itu satu kenangan yang indah untuk diingat, tetapi tidak bisa untuk diulangi," bebernya.

Mas Dhito yakini dari beberapa mahasiswa UGM yang jalani KKN sepanjang 50 hari itu sudah mempunyai hubungan emosional dengan warga setempat.

Lepas dari itu, Mas Dhito mengharap program KKN bisa diteruskan dan dedikasi yang sudah dilakukan memberi manfaat untuk warga Kabupaten Kediri.

Mas Dhito juga menyinggung berkenaan perkampungan Onggoboyo yang ada di Dusun Babadan Kecamatan Ngancar. Pihaknya juga terbuka bilamana akan ada aktivitas KKN di Onggoboyo yang sekarang ini belum teraliri listrik dari PLN.

"Sebetulnya ada salah satu dusun di Kabupaten Kediri ini (wilayahnya) masih tetap ada yang belum dialiri listrik, sebetulnya jika ingin ada yang KKN di (dusun) situ saya mau taruh di situ agar nuansa KKN benar-benar berasa," papar Mas Dhito.

Juga demikian, karena program KKN terutamanya dari mahasiswa UGM telah usai, pasti peluang itu tidak dapat dilaksanakan. Karena, saat pertemuannya dengan pihak PLN awal Agustus lalu, diprediksi penempatan jaringan listrik akan selekasnya masuk Onggoboyo.

"Tahun depan saya pikir dusun itu telah dialiri listrik, jadi ini tahun akhir. Sebetulnya saya ingin tahun (2022) ini jika ada KKN saya ingin taruh di situ," tutur Mas Dhito.

Sementara itu, Andi Sudiarso Dosen Pembina Lapangan (DPL) Mahasiswa UGM yang jalani KKN di Kecamatan Mojo sampaikan apresiasi atas semangat yang diberi Mas Dhito pada pihak UGM untuk selalu berkreasi.

"Walau adik-adik tidak mau mengulang, cukup DPL-nya yang mengulang pak, karena DPL-nya setiap tahun harus menuntun mahasiswa," sebut Andi yang disusul lelucon mahasiswa.

Ia juga mengatakan, seperti perbincangan yang sudah dilakukan dengan Pemerintah Kecamatan Mojo diharap jikamana memungkinkan program KKN dapat dibikin lebih panjang.

Karena itu, pihaknya mengharap ke depan dapat dilaksanakan pertemuan selanjutnya mengulas kolaborasi dan ikut serta yang dapat dilaksanakan UGM untuk Kabupaten Kediri.

Editor : Dean Ismail
Bagikan Artikel Ini