Punya Banyak Sarana, Eduwisata Pengelolaan Sampah di Kota Batu Resmi Dibuka

Dean Ismail
.
Kamis, 01 Desember 2022 | 14:04 WIB
Eduwisata Pengelolaan Sampah di Kota Batu Resmi Dibuka. (customer.co.id)

BATU, iNews.id - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama dengan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko telah secara resmi membuka Zero Waste Education Park yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung, Kota Batu.

Dan sejak peresmian tersebut, kini Eduwisata itu pun sudah mulai bekerja. Diharapkan keberadaan Eduwisata Pengelolaan Sampah ini mampu menjadi tempat pembelajaran bagi warga sekitar kedepannya. 

Rose Vivien Ratnawati, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun Berbahaya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, menjelaskan bila cita-cita Indonesia telah mencapai emisi 0 bersih pada tahun 2050 mendatang.

Dan salah satu langkah nyata yang dilakukan oleh Pemkot Batu ini adalah keberadaan TPA Tlekung tersebut. Rosa menambahkan, jika TPA ini berada di pusaran hutan dan diberi dengan sarana-prasarana yang pas untuk turunkan emisi gas rumah kaca. Kelak Kota Batu tidak memerlukan TPA kembali.

Perlu anda ketahui, jika Zero Waste Education Park mempunyai sembilan sarana eduwisata, terdiri dari Eduwisata Magot, Eduwisata Energi Sampah terbarukan, Eduwisata Taman Pembelajaran,  Eduwisata Mesin Pirolysis, Eduwisata Sel Sampah, Eduwisata Komposting,  Eduwisata Pengelolaan Air Lindi, Eduwisata Hutan Pinus, dan Eduwisata Digitalisasi Sampah.

Dalam pada itu, menurut Dra Hj. Dewanti Rumpoko Wali Kota Batu, TPA Tlekung tidak cuma tempat penanganan sampah saja. Tetapi jadi tempat pembelajaran untuk warga yakni memberikan pengetahuan pada pengelolaan sampah. Disamping itu, menggerakkan warga supaya lebih bertanggungjawab pada sampah rumah tangga yang dibuat setiap harinya.

"TPA Tlekung tiap hari mengelola sekitaran 120 ton sampah yang berasal dari seluruh Kota Batu. Dengan prasarana dan fasilitas yang ada, penanganan sampah Kota Batu sampai pada angka 86 % dari keseluruhan 70 % target nasional," terang Wali Kota pada awak media.

Ia menambah, TPA Tlekung di tahun 2021 lalu sudah menjalin kerja sama dengan PT Arta Asia Putra sebagai usaha penanganan sampah. Dari hasil kerja sama itu membuat TPA Tlekung sekarang ini memakai mesin pirolisis bikinan anak negeri. 

Dewanti mengharap supaya kerja sama dua pihak itu dapat sama-sama memberikan keuntungan, hingga bukan hanya tangani sampah. Tetapi hasilkan produk dengan nilai ekonomi.

Editor : Supriyono

Follow Berita iNews Batu di Google News

Bagikan Artikel Ini