Sedang Liburan di Batu - Malang? 3 Daerah ini Jadi Rawan Kecelakaan

Supriyono
ilustrasi kecelakaan (inews)

BATU, iNews.id - Wisatawan yang liburan ke Batu dan Malang harus siaga dengan jalur rawan kecelakaan yang ada di kawasan tersebut. Karena, disamping musim penghujan yang mengakibatkan jalanan licin, kepadatan jalan raya (lalu lintas) pada musim liburan Natal dan tahun baru (Nataru) mengakibatkan banyak jalur rawan kecelakaan.

Aiptu Trimo SH, Kanit Laka Satlantas Polres Kota Batu sampaikan, umumnya kecelakaan karena ada pelanggaran lalu lintas. Disamping itu, kurangnya kesadaran warga untuk siaga di titik rawan musibah yang dekat jalur lalu lintas.

Satu diantaranya pelanggaran yang menyebabkan kecelakaan yakni tidak memakai helm saat berkendaraan. Menurutnya banyak orang yang terlalu parah menyepelekan aturan tersebut, padahal penggunaan helm untuk menyelamatkan diri mereka sendiri.

Misalkan, tidak memakai helm saat berkendaraan dengan alasan jaraknya dekat kira-kira 1 km. Menurut Trimo, sering pengendara tidak bisa menguasai kendaraannya. Dimulai dari main HP sampai mengantuk, boncengan lebih dari dua, dan ugal-ugalan saat berkendaraan melalui jalur rawan bencana. 

Menurut Trimo, pihak Polres Kota Batu telah memetakkan 3 titik riskan musibah yang dekat lajur lalu lintas di kawasan Batu - Malang. Ketiga kawasan tersebut adalah
kawasan Payung, Jalan Raya Pait (Ngantang), dan Jalan Raya Pujon.

Sementara itu, ia memaparkan, kecelakaan lalu lintas dipicu dari keadaan kendaraan yang tidak sesuai dengan standard atau mungkin tidak komplet. Faktanya, ada banyak temuan jika kendaraan yang sebetulnya tidak layak dipakai.

Misalnya, sepeda motor yang tidak ada spion, lampu seinnya mati, ban yang semestinya ukuran besar diganti jadi kecil, bahkan juga kendaraan protolan untuk kontes balap liar, dan lain-lain.

Hal yang juga sama diutarakan oleh Kasatlantas Polres Batu AKP Lya Ambarwati SIK. Ia sampaikan, sebaiknya pengemudi kendaraan motor supaya memakai helm standard SNI dan mengklik helm dan menghidupkan lampu pada siang hari. Dan, untuk sopir beroda 4 penting untuk memakai sabuk keselamatan (safety belt).

Tidak itu saja, kelengkapan berkendaraan seperti surat ijin mengemudi (SIM), STNK, KTP, dan identitas yang lain harus diutamakan. 

"Kecelakaan jalan raya di jalan raya ini dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Karena itu, pengendara agar lebih waspada dan kurangi kecepatan terutamanya lajur rawan bencana," Ujar Lya.

Editor : Dean Ismail

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network